Latar Belakang

Dalam beberapa dekade terakhir, tantangan global di bidang kesehatan, pendidikan, perubahan iklim, dan pembangunan ekonomi semakin menuntut pendekatan kolaboratif lintas negara. Negara-negara dengan penghasilan menengah ke bawah (Low- and Middle-Income Countries/LMICs) menghadapi sejumlah masalah sistemik yang kompleks, seperti keterbatasan infrastruktur, akses layanan kesehatan yang terbatas, rendahnya kualitas pendidikan, serta ketimpangan sosial dan ekonomi. Dalam konteks ini, kolaborasi riset internasional menjadi sangat penting untuk menghasilkan solusi yang relevan, kontekstual, dan berkelanjutan. Kolaborasi riset antara institusi di negara maju dan LMIC dapat membawa manfaat timbal balik. LMICs menyediakan konteks dunia nyata dengan tantangan yang dapat dijadikan laboratorium hidup untuk inovasi, sementara mitra dari negara dengan sumber daya lebih besar dapat menyumbangkan teknologi, keahlian, dan sumber daya finansial. Pendekatan kolaboratif ini juga penting untuk memastikan bahwa hasil riset tidak hanya bersifat teoritis, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal. Kolaborasi ini harus mendukung agenda global dalam indikator SDGs, khususnya tujuan-tujuan yang berkaitan dengan pengurangan kemiskinan, peningkatan kesehatan (SDG 3), pendidikan berkualitas (SDG 4), inovasi dan infrastruktur (SDG 9), serta kemitraan global (SDG 17). Melalui dana EQUITY riset kolaboratif ini dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik dari konteks LMICs mitra, sekaligus membangun kapasitas riset masyarakat yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat global.

Tujuan

Riset Kolaborasi dengan mitra peneliti dari LMICs bertujuan:

1. Mengidentifikasi dan memahami permasalahan lokal yang dihadapi oleh mitra peneliti LMICs dalam konteks kesehatan, pendidikan, ekonomi, atau teknologi melalui pendekatan ilmiah yang sistematis dan berbasis bukti.

2. Meningkatkan kapasitas riset dan teknologi di institusi mitra LMICs melalui transfer pengetahuan, pelatihan, serta penguatan infrastruktur riset dan data.

3. Menyumbangkan temuan ilmiah yang tidak hanya bermanfaat secara lokal, tetapi juga memiliki nilai tambah untuk komunitas internasional, terutama dalam pencapaian target SDGs.

4. Meningkatkan publikasi ilmiah bersama dan diseminasi pengetahuan yang dapat memperkuat reputasi akademik dan dampak sosial dari kolaborasi riset internasional.

Jenis Kegiatan

1. Riset bersama mitra peneliti dari LMICs dengan tema SDG 3, 4, 6 dan 13.

2. Publikasi bersama tentang riset yang akan dikerjakan.

3. Narasumber dalam pertemuan internasional.

Persyaratan

1. Pengusul adalah dosen tetap UNSRI berstatus CPNS, PNS, atau P3K yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) atau NUPTK. Selain itu, pengusul dapat juga berstatus PNS tenaga kependidikan di UNSRI.

2. Pengusul memiliki jenjang akademik minimal Doktor (S3).

3. Pengusul berstatus aktif dan tidak sedang tugas belajar.

4. Kerjasama dengan perguruan tinggi dari LMICs, berdasarkan data bank dunia (Lihat lampiran).

5. Tema riset yang diangkat sesuai dengan salah satu kriteria SDG 3, 4, 6, dan 13.

6. Ada surat pernyataan kesediaan riset bersama.

7. Bersedia mentaati ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

8. Pada acknowledgement setiap artikel ilmiah harus mencantumkanThis program funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract Numbers 4316/B3/DT.03.08/2025 and 66/UN9/PKS/2025)".

Metode Pelaksanaan dan Jadwal Kegiatan

1. Kegiatan riset ini disosialisasikan keseluruh fakultas.

2. Proposal beserta dokumen pendukung dalam bentuk softcopy dikirim melalui SIM WCU.

3. Usulan proposal dimungkinkan multi-tahun, dengan tetap mengusulkan proposal lanjutan. Penentuan kelanjutan penelitian berdasarkan evaluasi capaian riset tahun pertama dan evaluasi proposal lanjutan.

4. Setiap proposal diseleksi oleh2 reviewers untuk dinilai kelayakannya.

5. Seleksi meliputi aspek kelayakan kegiatan riset, rekam jejak peneliti, serta ketercapaian keluaran.

6. Pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap keluaran sesuai dengan target yang dicantumkan pada proposal.

7. Kegiatan Monev disesuaikan tanggal pelaksanaannya.

8. Biaya perjalanan dinas untuk peneliti utama dan/atau peneliti mitra menghadiri kegiatan monev dibebankan pada anggaran riset yang telah diterima.

9. Dokumen laporan kemajuan dan laporan akhir beserta dokumen pendukung dalam bentuk softcopy dikirim pada SIM WCU.

Luaran Kegiatan

1. Minimal 1 artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus dengan level Q1 dalam status under review, per periode kontrak yang melibatkan partner internasional (negara yang belum pernah menjadi mitra atau negara yang sama namun dengan bidang ilmu yang berbeda).

2. Dokumen MoU, MoA, LoA dengan mitra LMICs.

Pendanaan

Pagu dana maksimal Rp. 150.000.000 per judul per periode kontrak penelitian.

Sistematika Format Proposal dan Laporan

1. Halaman Pengesahan.

2. Ringkasan Proposal.

3. Pendahuluan.

4. Latar belakang masalah.

5. Tujuan.

6. Metodologi.

7. Rencana Penelitian.

8. Daftar Pustaka.

9. Indikator Keberhasilan (Target Capaian).

10. Jadwal Pelaksanaan.

11. Peta Jalan (Road Map) Riset.

12. Usulan Biaya.

13. CV Peneliti dilengkapi dengan screenshoot data h-indeks.

Penanggung Jawab

1. Dr. Sabarudin Krisna Murti, MA

EQUITY-WCU Office

Universitas Sriwijaya, Bukit Besar Campus, Palembang

Copyright © 2026 Universitas Sriwijaya
All rights reserved.